Posisi Tebaik Bagi Pejalan Kaki di Tepi Jalan

Suatu hari saat saya sedang bekerja, ada seorang expat menghampiri dan berkata, “Aku baru dari Balikpapan. Dalam perjalanan menuju Handil aku lihat banyak anak sekolah jalan kaki di sisi kiri jalan sementara banyak kendaraan berkecepatan tinggi melalu merekai. Kamu tahu, seharusnya mereka diajari cara yang benar di sisi mana seharusnya mereka berada. Tidak di sisi kiri seperti itu di mana kendaraan melaluinya dari arah belakang sehingga mereka tidak melihat bahaya yang datang. Seharusnya mereka berjalan di sisi kanan, sisi yang berlawanan sehingga mereka melihat langsung kendaraan yang melaluinya, melihat langsung bahaya yang mungkin ada dan bisa menghindarinya.”

Ucapan rekan expat ini sejenak mengagetkan saya. Seingat saya, sejak saya kecil dulu mungkin hingga sekarang anak-anak di Indonesia selalu diajarkan untuk menggunakan sisi kiri jalan bila berjalan kaki di tepi jalan, sehingga searah dengan kendaraan bermotor.

Lalu mana yang benar? Mana posisi terbaik bagi pejalan kaki di tepi jalan?

Bila dilihat dari kacamata keselamatan, apa yang dikatakan expat ini ada benarnya. Dengan berjalan di sisi jalan yang melawan arah, tentunya dengan tetap di tepi yang aman dari laju kendaraan, mereka bisa melihat langsung kendaraan dari depan dan bisa mengantisipasi bahaya yang datang dari depan. Tidak demikian bila jalan di sisi kiri yang searah dengan laju kendaraan dimana bahaya dari belakang tidak terlihat dan tidak bisa diantisipasi.

Ada pendapat lain?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word