Keselamatan Pengguna Eskalator

Sebuah mesin atau alat bantu manusia sejatinya dirancang agar dapat digunakan dengan aman, didesign sedemikian rupa untuk meminimalkan kelengahan manusia untuk menimalisasi resiko. Demikian juga sebuah eskalator sejatinya sudah didesign sedemikian rupa sehingga aman digunakan bahkan oleh orang yang minim pengetahuan keselamatannya. Tetapi …

Sebuah mesin atau alat bantu manusia sejatinya dirancang agar dapat digunakan dengan aman, didesign sedemikian rupa untuk meminimalkan kelengahan manusia untuk menimalisasi resiko. Demikian juga sebuah eskalator sejatinya sudah didesign sedemikian rupa sehingga aman digunakan bahkan oleh orang yang minim pengetahuan keselamatannya. Tetapi ada baiknya bila kita mengetahui beberapa hal untuk keselamatan kita. Saya bukan ahli di bidang eskalator tetapi poin-poin keselamatan berikut saya pandang dari sisi pengguna berdasar pengamatan pada yang terlihat:

  1. Tombol Stop/Emergency stop. Tombol ini berwarna merah bundar berada di sisi atas dan bawah escalator, dan seharusnya gampang dijangkau dan mudah terlihat. Design eskalator yang baik tentunya menempatkan tombol stop di kedua ujung. Tapi tidak jarang tombol stop hanya diletakkan di satu sisi saja. Guna tombol ini untuk mematikan escalator kapan saja diperlukan terutama saat keadaan darurat.
  2. Garis Kuning. Warna kuning adalah warna yang menandakan perhatian. Garis ini pasti ada di setiap escalator, yaitu di sisi anak tangga dan di ujung atas dan bawah eskalator. Menandakan bahwa ada bahaya di lintasan garis tersebut, yaitu sudut-sudut anak tangga. Jangan meletakkan kaki di garis ini karena bahaya muncul saat anak tangga mulai memasuki sisi dalam (paling bawah atau paling atas). Pastikan anda melangkahkan kaki saat berada di ujung escalator.
  3. Permukaan eskalator didesign bersudut-sudut sedemikian rupa dengan tujuan untuk meminimalkan celah di antara bagian yang bergerak sehingga meminimalkan resiko sesuatu yang terjepit, terutama pengguna. Namun adakalanya karena faktor usia atau trafik yang berat, terjadi pecah-pecah pada plat anak tangga sehingga berpotensi bahaya terjepit. Bila anda melihat bagian yang pecah ini, hindari kaki anda. Usahakan untuk menggunakan alas kaki, lebih baik alas kaki yang tidak terlalu soft untuk menghindari terjepit. Kalaupun anda menggunakan alas kaki yang soft, pastikan anda melangkahkan kaki anda di ujung eskalator. Sering terlihat anak-anak duduk di  eskalator. Kemungkinan bagian dari pakaian akan terjepit atau bahkan bagian tubuh akan terjepit. Selalu awasi anak-anak anda.
  4. Sikat di bagian sisi. Di beberapa eskalator terlihat dipasang sikat di sepanjang sisinya.  Ini bertujuan untuk menjauhkan kaki anda dari sisi eskalator untuk menghindari potensi terjepit, selain berfungsi ganda bisa membersihkan gratis sepatu anda J.
  5. Terakhir (mungkin masih ada lagi?) adalah bagian pegangan tangan. Beberapa kecelakaan yang terjadi adalah karena anak-anak bermain di ujung eskalator dan terbawa gerakan pegangan dan jatuh ke sisi luar.

Jangan biarkan anak-anak bermain dengan eskalator, perhatikan di mana kaki anda atau keluarga, teman-teman anda menginjak.

3 thoughts on “Keselamatan Pengguna Eskalator”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word